Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning E-Commerce, Pasar Digital Barang Digital – Blog Pak Heri

E-Commerce, Pasar Digital Barang Digital

Pict. by visrox.com

Oleh: Heri Akhmadi, S.P., M.A.

Ini adalah bahan kuliah Manajemen Informasi Agribisnis (MIA) Prodi Agribisnis UMY pada pertemuan ketiga. Topik pada pertemuan ini adalah mengenai “E commerce, Pasar Digital Barang Digital”. Adapun materi pertemuan kedua mengenai “ICT in Business, Bisnis di Era Informasi” bisa dilihat disini). Setelah mengkuti kuliah ini, mahasiswa diharapkan:

  1. Mampu menjelaskan fitur-fitur yang unik dari e-commerce dan pasar digital
  2. Mampu menganalisis bagaimana teknologi internet telah mengubah proporsi nilai dan model bisnis
  3. Mampu menjelaskan berbagai jenis e-commerce dan bagaimana e-commerce telah mengubah cara menjual dan transaksi bisnis ke bisnis

Berikut ini penjelasan lebih detail mengenai topik ini. Adapun mengenai materi kuliah (PPT) ini bisa didownload disini.

Menurut Laudon (2015), e-commerce merupakan lingkungan digital yang memungkinkan transaksi komersial terjadi diantara banyak organisasi dan individu. Mulai dikenal sejak tahun 1995 seiring dengan populernya penggunaan internet dan terus tumbuh hinga saat ini bahkan di kala resesi ekonomi.

A.   Fitur E-Commerce dan Pasar Digital

E-commerce berkenaan dengan transaksi digital di antara berbagai organisasi dan perorangan. Terdapat enam kelebihan teknologi e-commerce, yaitu:

  • Teknologi e-commerce ada di mana-mana. Artinya, teknologi ini tersedia di mana-mana selama sebuah komputer terhubung ke internet.
  • Teknologi ini diterapkan secara global. Hal ini memungkinkan terjadinya transaksi komersial melewati batas negara dan budaya dengan jauh lebih nyaman dan biaya yang lebih efektif daripada dalam kerangka perdagangan tradisional.
  • Teknologi ini dioperasikan dengan standar universal yang digunakan oleh semua negara di dunia (bahasa HTML).
  • Teknologi ini menjadikan informasi lebih kaya (& lebih padat). Dalam hal ini, penjual online menyampaikannya pesannya kepada audiens yang beraneka ragam dan memperkaya isi pesan pemasarannya dengan teks, video, dan audio.
  • Teknologi e-commerce sifatnya interaktif, yang berarti memungkinkan komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli dan memungkinkan penjual mengahadapi pembli seperti layaknya pengalaman tatap muka, tetapi jauh lebih banyak dan dalam skala global.
  • Teknologi ini membuat personalisasi dan penyesuaian dapat dilakukan. Melalui teknologi ini, penjual dapat mengarahkan pesan pemasaran kepada orang-orang tertentu dengan menyesuaikan pesan dengan namanya, minatnya, dan pembeliannya di waktu yang lalu.

Konsep utama e-commerce adalah pasar digital. Pasar digital merupakan sebuah area di mana jutaan orang dapat saling dapat saling bertukar informasi dalam jumlah yang besar secara langsung, cepat, dan gratis. Pasar digital dikatakan lebih “transparan” daripada pasar tradisional, di mana ketimpangan informasi dalam pasar ini menjadi berkurang. Selain itu, pasar digital juga lebih efektif dan efisien, sehingga mengurangi biaya pencarian dan transaksi, biaya menu yang rendah, dan kemampuan untuk mengubah harga secara dinamis yang disesuaikan dengan kondisi pasar. Terkait rantai pemasaran, pasar digital menyediakan banyak kesempatan untuk menjual secara langsung ke pembeli tanpa harus melalui perantara seperti distributor dan toko eceran.

B.  Model Bisnis E-commerce

Internet dapat membantu perusahaan menciptakan keuntungan dengan cara-cara baru melalui penambahan nilai pada produk & layanan yang ada, atau dengan menyediakan pondasi bagi produk & layanan baru. Hal ini menyebabkan banyak model bisnis yang berbeda pada e-commerce. Model bisnis merupakan suatu abstraksi mengenai apa itu perusahaan dan cara perusahaan menyampaikan produk & jasa, dan menunjukkan bagaimana perusahaan menciptakan kekayaan. Berikut ini beberapa contoh model bisnis e-commerce.

Tabel 1. Model Bisnis Melalui Internet

Kategori

Penjelasan

Contoh

Toko virtual Menjual produk fisik langsung kepada pengguna perorangan atau perusahaan. Amazon.com
Perantara informasi Menyediakan informasi barang, harga, dan ketersediaan kepada pembeli perorangan dan perusahaan. Memperoleh pendapatan dari iklan atau dari mempertemukan pembeli dengan penjual. Edmunds.com
Pasar online Menyediakan lingkungan digital di mana pembeli dan penjual dapat bertemu, mencari barang dan menetapkan harga barang. Dapat melayani konsumen atau e-commerce B2B, memperoleh pendapatan dari biaya transaksi. eBay.com
Komunitas virtual Menyediakan tempat pertemuan online di mana orang-orang dengan minat sama dapat berkomunikasi dan mendapatkan informasi yang bermanfaat. Youtube.com

MySpace.com

iVillage.com

Portal Menyediakan titik awal untuk memasuki Web bersama dengan muatan-muatan khusus dan layanan lainnya. Yahoo.com

MSN.com

Selain lima model bisnis di atas, masih terdapat model bisnis perantara transaksi, penyedia muatan, dan penyedia layanan online. 

C.  Klasifikasi E-commerce

Berdasarkan sifat peserta yang terlibat pada transaksi, e-commerce dibagi menjadi tiga, yaitu B2C, B2B, dan C2C.

  • E-commerce bisnis ke konsumen (B2C), melibatkan penjualan produk dan layanan secara eceran kepada pembeli perorangan. Contoh B2C yaitu com, sebuah e-commerce yang menjual buku, peranti lunak, dan musik kepada konsumen perorangan.
  • E-commerce bisnis ke bisnis (B2B), melibatkan penjualan produk dan layanan antarperusahaan. Situs Web ChemConnect merupakan contoh dari e-commerce Situs ini untuk membeli dan menjual gas alam cair, bahan bakar, bahan kimia dan plastik antarperusahaan.
  • E-commerce konsumen ke konsumen (C2C), melibatkan konsumen yang menjaul secara langsung ke konsumen. Sebagai contoh, eBay, situs lelang Web raksasa, memungkinkan orang-orang menjual barang mereka ke konsumen lain dengan melelangnya kepada penawar tertinggi.

PRAKTIKUM:

  • Bentuklah kelompok beranggotakan minimal 3 atau maksimal 4 orang.
  • Pilih dua perusahaan yang bersaing dalam industri yang sama* (harus dalam bidang Agribisnis) dan menggunakan situs web untuk melakukan e-commerce.
  • Kunjungi situs-situs web tersebut. Buat evaluasi dari kedua situs perusahaan Agribisnis tersebut dari segi fungsionalitas, kemudahan penggunaan, dan kemampuan mendukung strategi bisnis perusahaan. Situs mana yang bekerja lebih baik? Mengapa? Dapatkah Anda memberikan rekomendasi untuk memperbaiki situs ini?

TUGAS:

  • Buat tulisan mengenai Perkembangan E_Commerce di Bidang Agribisnis”.
  • Posting tulisan di blog masing-masing, lalu copy link di kolom komentar di bawah ini.
  • Jangan lupa sertakan NAMA dan NIM
  • Due date: Jumat, 16 Maret 2018. Pukul 07.00 WIB

 

Referensi

Laudon, K. C. and Laudon, J.P. 2015. E-Commerce: Pasar Digital, Barang Digital, dalam “Sistem Informasi Manajemen: Mengelola Perusahaan Digital”. Penerbit Salemba Empat. Jakarta

46 Comments on E-Commerce, Pasar Digital Barang Digital

  1. Nama : Windya Afrilia
    Nim : 2014 0220 068
    Kelas : Agribisnis C 2014
    Tuga : Perkembangan E-Commrce di Bidang Agribisnis
    windyaafrilia.blogspot.co.id/2017/03/perkembangan-e-commerce-dibidang_9.html?m=1

  2. Nama : Windya Afrilia
    Nim : 2014 0220 068
    Kelas : Agribisnis C 2014
    Tugas : Perkembangan E-Commrce di Bidang Agribisnis
    Link :

    windyaafrilia.blogspot.co.id/2017/03/perkembangan-e-commerce-dibidang_9.html?m=1

  3. assalamualaikum wr.wb
    Nama : Rifka Noverty Pratama
    NIM : 20140220151
    Tugas: Perkembangan e-commere di bidang agribisnis
    Link : rifkanoverty.blogspot.co.id/2017/03/perkembangan-ecommeredi-bidang.html?m=1

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*