Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning Strategi Penerapan Pertanian Organik di Indonesia – Heri Akhmadi

Strategi Penerapan Pertanian Organik di Indonesia

LKTI DPW III POPMASEPI

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Tulisan mengenai “Strategi Penerapan Pertanian Organik di Indonesia” merupakan judul paper yang saya dan tim usulkan pada kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) III Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia (POMPASEPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)&Jawa Tengah atau disingkat DPW III POPMASEPI DIY/JATENG tahun 2003 (Woow…lama banget ya, 14 tahun lalu…hehe). Saya dan tim (Empiet Apriliana dan Dwi Suprastyo) waktu itu mewakili Himpunan Mahasiswa Sosio Agro Ekonomika (HIMASAE) Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman almamater S1 saya.

Tulisan ini barangkali bisa dikatakan sebagai karya tulisan ilmiah pertama saya dan rekan-rekan. Meski ini bukanlah karya pribadi karena merupakan karya bersama tim, namun sebagai ketua tim dan mengingat apa yang sudah kami capai pada waktu itu tidak ada salahnya dituliskan kembali. Siapa tahu bisa jadi bahan referensi, minimal referensi sejarah LKTI kami…hehehe

Sebelum LKTI DPW III POPMASEPI itu, sebenarnya saya juga pernah mengikuti kegiatan sejenis LKTI di tingkat fakultas. Seingat saya judulnya “Optimalisasi Peran Kelompok Tani Dalam Pembangunan Pertanian”. Waktu itu saya hanya sebagai anggota tim dengan ketua timnya Kang Ryan Martian, mantan Ketua HIMASAE UNSOED, kakak angkatan saya. Hanya saja waktu itu saya merasa kurang berkontribusi banyak dan kurang paham isu yang disampaikan meski ikut presentasi dan mempertahankan usulan kami di depan juri yang berakhir kalah tanpa juara…hehe. Namun tentu tidak ada yang sia-sia dari sebuah usaha, setidaknya saya dapat pengalaman dan saya banyak belajar dari tim lainnya yang saya rasa lebih baik waktu itu.

Kembali ke cerita LKTI sebagaimana di awal tulisan ini. Ada satu hal menarik bahwa pelaksanaan kegiatan waktu itu adalah jatahnya teman-teman dari Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEPTA) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), kampus dimana saat ini saya bekerja dan berkarya. Tanpa kepikiran sedikitpun waktu itu bahwa sekian tahun kemudian saya akan kembali ke kampus ini sebagai salah satu bagiannya.

BTW, ni dari tadi koq malah gak ngomong tentang isi karya tulisnya si…Lha itu dia, salah satu sy nulis ini adalah selain mengenang sejarah juga untuk menuliskan momen. Bahwa ternyata konten dari tulisan kami di LKTI itu seperti judul postingan ini pada dasarnya tinggal tersisa di ingatan kami masing-masing (itu pun kalau masih ingat…hehe.

To the end, jujur saya agak berat menceritakan. Intinya sudah sudah tidak ada. Softfile ga tahu dimana. Maklum saat itu masih zamannya disket (semoga anda paham makhlus jenis ini, jadi kerasa sy sudah tua…hehe), dan tahu aja disket umurnya berapa lama untuk menyimpan data. Dan yang jelas disketnya dimana juga ga tahu, kalau pun ada kayaknya sudah tidak ada computer yang bisa pakai disket…nah lho..

Kedua, hardfilenya alias copy makalahnya juga sudah tidak tahu dimana rimbanya. Terakhir saya masih simpan satu, namun seingat saya pernah dipinjam adik kelas saya dan saya lupa siapa, yang sampai sekarang belum pernah dikembalikan. Husnudzon saya karya itu begitu “mempesona” sehingga terlalu sayang untuk dikembalikan…haha…menghibur diri saja ya…Dan kalau harus mengingat-ingat tulisan 14 tahun lalu kelihatannya nanti bisa lebih banyak salahnya. Satu hal yang saya ingat adalah metode penulisannya lebih kepada literature review. Kami mencoba merangkum dari beberapa sumber bacaan, hasil penelitian dan artikel ilmiah lainnya yang kemudian kami iriskan dengan pengetahuan dan pemahaman kami tentang penerapan pertanian organik di Indonesia.

So, bagi pembaca yang bermaksud tahu tentang tulisan karya tulis itu saya mohon maaf belum bisa menceritakan disini. Sekali lagi maksud saya menuliskan adalah biar momen bersejarah itu setidaknya tidak terlewatkan. Setidaknya bagi saya sendiri. Bahwa saya dan tim pernah melakukan upaya untuk membuat “tulisan ilmiah” meski hanya level mahasiswa. Paling tidak saya dan tim pernah menyumbang dua piala untuk HIMASAE…hehe.

Anyway busway, sejarah kadang bisa terungkap dengan sendirinya. Meskipun konten paper masih misteri keberadaaanya, Alhamdulillah beberapa waktu lalu saya mendapat kabar menyenangkan dari salah satu mahasiswa saya, Mba Pradipta dari Agribisnis 2014 kelas D. Dia menyampaikan bahwa telah menemukan foto saya di album kenangan HIMASEPTA UMY, yaitu foto saat saya melakukan presentasi di LKTI itu dan saat saya dan tim mendapatkan piala (waktu itu sebagai runner up, alias juara II). Wow…itu namanya kejutan yang tidak disangka-sangka (namanya aja kejutan…hehe). Setidaknya kalau pun sejarah belum bisa bicara lewat kata-kata dan dokumen data, masih ada foto yang bisa bicara.

Presentasi dan Diskusi Mempertahankan Makalah Dengan Penguji. Proses yang Menegangkan (saya paling kanan, ekspresi tegangnya kelihatan)
Saat-saat Menyenangkan, Alhamdulillah Dapat Membawa Pulang 2 Piala..

1 Comment on Strategi Penerapan Pertanian Organik di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*