Mohon untuk tidak mengupload file materi perkuliahan yang berbentuk pdf, ppt, doc, xls ke Blog Staff UMY -- Silahkan upload file-file tersebut ke E-Learning Tips Menyusun Proposal Pengabdian Masyarakat – Blog Pak Heri

Tips Menyusun Proposal Pengabdian Masyarakat

Oleh: Heri Akhmadi, M.A.

Artikel “Tips Menyusun Proposal Pengabdian Masyarakat” ini merupakan oleh-oleh dari kegiatan “Abdimas Camp” yang saya ikuti pada hari ini, Sabtu 24 November 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh LP3M UMY dengan mengundang pembicara reviewer pengabdian masyarakat dari Kemenristekdikti, yaitu Prof. Dr. Okid Parama Asti, guru besar dari UNS.

Diantara penyebab gagalnya proposal pengabdian (dan juga penelitian) adalah tidak memenuhi persyaratan administrasi. Banyak proposal yang secara konten baik, tetapi karena tidak memenuhi persyaratan administratif akhirnya gagal.

Bagaimanan Dikti Menilai Proposal

  1. Ikuti prosedur dan format/panduan. Jangan tinggalkan satu item pun yang menjadi ketentuan dalam setiap persyaratan.
  2. Sesuaikan dengan Fokus Riset Nasional
  3. Lintas Bidang, karena tidak mungkin dalam menyelesaikan masalah hanya satu bidang saja
  4. Cantumkan luaran tambahan (sifatnya tidak mengikat). Misal: Publikasi di jurnal internasional

Saat ini ada 10 TKT (Tingkat Kesiapan Teknologi).

Workshop Penyusunan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat (Dokumen Pribadi)

Prinsip Pengabdian Masyarakat:

  1. Berbasis Wilayah, wilayah di Jogja maka pengabdian di Jogja
  2. Berdasarkan permasalahan dan kebutuhan atau tantangan masyarakat
  3. Sinergi artinya multidisiplin ilmu dan juga harus melibatkan pihak lain dari unsur masyarakat.
  4. Kegiatan terstruktur dengan luaran jelas, oleh kerena itu kegiatan pengabdian yang hanya bersifat penyuluhan tanpa ada luaran yang jelas ke depan tidak dipertimbangkan. Contoh luaran: berapa pangsa pasarnya.
  5. Berkelanjutan

Luaran Wajib PPM:

  • Artikel ilmiah (1 Jurnal ber ISSN atau 1 prosiding, untuk multi years tidak boleh jurnal dari PT pengusul)
  • Artikel pada media masa cetak/online
  • Video Kegiatan
  • Peningkatan level keverdayaan mitra (pilihan luaran sesuai kegiatan)

KUNCI PROGRAM

  1. Aspek kewilayahan bukan komoditas
  2. Masalah dan Solusi (minimal 2 bidang) .

Mitra Ekonomi Produktif:

  1. Aspek Manajemen
  2. Aspek Produksi
  3. Aspek Pemasaran

Tonjolkan aspek yang kurang dari mitra dalam proposal.

Kesalahan Umum Proposal

  1. Administrasi tidak sesuai format/pedoman
  2. Tujuan tidak sesuai skema
  3. Substantif, roadmap, metode tidak logis.
  4. Pelanggaran Etika (alat seharusnya diberi tetapi di pinjamkan)

CATATAN Tambahan:

  • Skema KKN Tematik relatif sedikit yang mengajukan (2018), peluang diterima relatif tinggi.
  • Jika membuat product, harus ada konsep pemasarannya juga. Misal: ketebalan plastik, label sebagai produk khas daerah tertentu, desain packaging, logo dll)
  • Program: ada pendampingan, ada alat, ada software.
  • Pada program penelitian tidak boleh ada kegiatan uji-uji kandungan bahan dll karena itu wilayahnya penelitian.

Proposal Pengabdian SKEMA KKN PPM

PRINSIP abdimas skema KKN PPM

  • Ada masyarakat di suatu wilayah yang mempunyai masalah dan membutuhkan solusi
  • Dosen memiliki IPTEKS
  • Mahasiswa yang dilibatkan: DRPM=20, UMY=10
  • Dana DRPM=50jt, UMY=10 jt
  • Waktu 1-2,5 bulan atau 144 JKEM (DRPM), 240 JKEM (DRPM)
  • DPL wajib menyusun proposal KKN PPM di wilayah yang dipilih
  • DPL melakukan OBSERVASI di lokasi KKN

MASALAH Mitra Harus Real

  • IPTEKS yang diterapkan tidak boleh coba-coba
  • Dalam proposal tidak boleh ada kalimat berbau penelitian: trial, observasi, hipotesis dll
  • IPTEKS boleh “gagal”
  • IPTEKS hasil penelitian “nilainya lebih tinggi”
  • IPTEKS bukan akuisisi program mahasiswa
  • IPTEKS bukan kegiatan profesi, misal: praktek dokter

Proposal KKN PKM (Program Kemitraan Masyarakat)

Salah satu kunci adalah pengusul (ketua/anggota) mempunyai kompetensi yang sesuai dengan topik proposal yang diajukan.

Proposal KKN PPDM (Desa Mitra)

  • Lingkup kegiatan 1 DESA
  • Merupakan bagian diseminasi hasil penelitian tim pengusul
  • Sasaran adalah DESA bukan Kelurahan, baik desa adat maupun desa administratif
  • TUJUAN berorientasi jangka pendek, setelah kegiatan itu selesai dapat diperoleh.
  • MANFAAT berorientasi jangka panjang, misal: meningkatkan taraf hidup

Workshop Penyusunan Proposal

Pendahuluan:

  • Perlu dideclare di akhir masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Hotel Cavinton Jogja, 24 November 2018

 

Referensi:

  • Materi Workshop Penyusunan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat LP3M UMY, oleh Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S.
  • DRPM Kemenristekdikti. 2018. Pandual Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edisi XII
  • Feature image credit to garudacyber.com

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*